PRAKTIKUM RANGKUMAN JARKOM SEMESTER 4

 

VICCI RACHMAT ALFIN H.

191080200052 / 3B1

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Fakultas Sains dan Teknologi

Rangkuman materi praktikum jaringan komputer

Pokok bahasan 1

Tembok api atau dinding api adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman. Firewall digunakan sebagai sarana untuk mencegah atau meminimalkan risiko keamanan yang melekat dalam menghubungkan ke jaringan lain. Firewall dikonfigurasi memainkan peran kunci dalam jaringan yang efisien dan aman penyebaran insfrastur.

Network Address Translation adalah standart Internet yang memungkinkan host pada jaringan area local untuk menggunakan satu set alamat IP untuk komunikasi internal dan satu set alamat IP untuk komunikasi eksternal. Sebuah LAN yang menggunakan NAT disebut sebagai natted jaringan.

Mangle adalah semacam ‘penanda’ yang menandai paket untuk proses selanjutnya dengan tanda khusus. Banyak fasilitas lain di RouterOS menggunakan tanda ini, misalnya pohon antrian, NAT, routing.

Pokok bahasan 2

Ethernet seperti jaringan ( Ethernet, Ethernet over IP, IEEE802.11 di ap - bridge atau modus jembatan, WDS, VLAN ) dapat dihubungkan bersama-sama menggunakan MAC jembatan. Fitur jembatan memungkinkan interkoneksi host terhubung untuk memisahkan LAN ( menggunakan EoIP, jaringan didistribusikan secara geografis dapat dijembatani juga jika jenis interkoneksi jaringan IP ada antara mereka) seolah-olah mereka melekat pada satu LAN.

Jaringan loop mungkin muncul ( sengaja atau tidak ) dalam topologi kompleks. Tanpa perlakuan khusus, loop akan mencegah jaringan dari berfungsi normal, karena mereka akan menyebabkan longsoran - seperti paket perkalian.

RIB ( Routing Information Base ) berisi informasi routing yang lengkap, termasuk rute statis dan kebijakan aturan routing dikonfigurasi oleh pengguna, informasi routing belajar dari protokol routing, informasi tentang jaringan yang terhubung. Secara default keputusan forwarding hanya didasarkan pada nilai alamat tujuan. Setiap rute memiliki properti dst -address. Ketika keputusan forwarding menggunakan informasi tambahan, seperti alamat sumber paket, hal itu disebut kebijakan routing. Semua rute secara default disimpan dalam tabel routing utama.

Pokok bahasan 3

PPTP terowongan yang aman untuk mengangkut lalu lintas IP menggunakan PPP. Lalu lintas PPTP menggunakan port TCP 1723 dan IP protokol GRE ( Generic Routing Encapsulation, protokol IP ID 47 ), seperti yang diberikan oleh Internet Assigned Numbers Authority ( IANA ). L2TP adalah protokol terowongan aman untuk mengangkut lalu lintas IP menggunakan PPP. Dengan L2TP, pengguna memiliki Layer 2 koneksi ke konsentrator akses - LAC ( misalnya, Bank modem, ADSL DSLAM, dll ), dan konsentrator kemudian terowongan frame PPP individu untuk Network Access Server - NAS.

MikroTik RouterOS melakukan proxy HTTP dan HTTP -proxy ( untuk FTP, HTTP dan HTTPS protokol ) permintaan. Proxy server melakukan fungsi Internet Cache objek dengan menyimpan objek Internet yang diminta, yaitu, data yang tersedia melalui HTTP dan FTP protokol pada sistem diposisikan dekat dengan penerima dalam bentuk mempercepat browsing pelanggan dengan memberikan mereka meminta salinan file dari proxy cache pada jaringan lokal kecepatan.

Pokok bahasan 4

Hotspot adalah cara untuk mengotorisasi pengguna untuk mengakses beberapa sumber daya jaringan, tetapi tidak menyediakan enkripsi lalu lintas. Untuk login, pengguna dapat menggunakan hampir semua browser web (HTTP atau protokol HTTPS), sehingga mereka tidak diharuskan untuk menginstall software tambahan.

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) diperliukan untuk distribusi mudah alamat IP dalam jaringan. The Mikrotik RouterOS implementasi termasuk server dan client bagian dan kompatibel dengan RFC 2131.

Queue, antrian diguanakan untuk membatasi dan memprioritaskan lalu lintas. Implementasi antrian di Mikrotik RouterOS didasarkan pada Hierarchical Token Bucket (HTB). HTB memungkinkan untuk membuat struktur hirarkis antrian dan menentukan hubungan antara antrian.

 

Pokok bahasan 5

Untuk koneksi antar router dengan ISP, dapat ditunjukkan pada contoh topologi berikut


Dalam topologi tersebut, terdapat empat client yang masing-masing berada pada jaringan yang berbeda, namun dihubungkan oleh router mengunakan tabel routing RIP.

 

Pokok bahasan 6

Untuk melihat komunikasi antar router, ISP, dan radio dapat digambarkan seperti topologi berikut ini

Terdapat dua client yang berada pada satu network, kemudian diteruskan dengan router agar client tersebut dapat berkomunikasi dengan client yang berada jauh dari jangkauan jaringan, karena itu terdapat dua wireless router (pemancar/repeater) untuk menjadi penghubung diantara dua router dibawahnya.

 





Komentar